Friday, March 1, 2019

Manggis Indonesia Kembali Melenggang ke Negeri Bambu


Bicara tentang manggis lokal, belum sah rasanya bila belum mencantumkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu sentra manggis unggulan Indonesia. Rabu (27/2), bertempat di Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang berlangsung pelepasan ekspor 7 kontainer atau sekitar 126 – 140 ton buah manggis dengan negara tujuan China.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan bahwa capaian ekspor manggis  dapat mengungkit perekonomian daerah dan mensejahterakan petani.

"Sesungguhnya masih banyak lagi komoditas unggulan pertanian kabupaten Bogor yang apabila ditangani secara sungguh-sungguh dapat menjadi penggerak perekonomian darah dan meningkatkan kesejahteaan petani," ucap Ade.

Kabupaten Bogor merupakan salah satu sentra manggis di Jawa Barat dan telah berkontribusi terhadap ekspor manggis nasional. Manggis Kabupaten Bogor telah dilepas pada 2010 lalu dengan nama varietas Manggis Raya. Populasi pohon manggis tersebar di beberapa kecamatan sentra yaitu Leuwiliang, Leuwisadeng, Cigudeg, Jasinga, Nanggung, Sukajaya dan Sukamakmur dengan jumlah pohon menghasilkan sebanyak 272.211 pohon.

Pada acara peluncuran tersebut turut dilakukan penyerahan bibit varietas Manggis Raya dan sertifikat registrasi kebun secara simbolis kepada kelompok tani.

Terselenggaranya ekspor tersebut, Plt Direktur Buah dan Florikultura, Sri Wijayanti Yusuf menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kabupaten Bogor. "Saya berharap pengembangan kebun manggis di Kabupaten Bogor tetap berpijak kepada kaidah GAP/SOP sehingga bisa menghasilkan buah manggis yang bermutu sesuai dengan permintaan pasar dan negara tujuan ekspor."

Dirinya menjelaskan bahwa pasar impor di beberapa negara lain sebetulnya masih sangat terbuka. "Saya  juga berharap agar dalam membangun kebun senantiasa menggunakan kaidah ramah lingkungan guna memelihara kelestarian alam," jelas Sri.

Peluncuran ekspor manggis dilepas oleh Bupati Bogor dan disaksikan oleh Wakil Bupati Bogor, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ditjen Hortikultura, Badan Karantina Pertanian, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Daerah Bogor, pimpinan BUMN, BUMD lingkup Kabupaten Bogor, para Camat Kabupaten Bogor dan petani manggis dari seluruh wilayah sentra manggis di kabupaten Bogor.


[Budi*]

post written by:

0 komentar: