• Berita Terbaru

    Begini Cara Perempuan Pasundan Melawan Pelaku Pelecehan Fisik Jokowi



    Bandung, Medianugrah.com - Puluhan milenial perempuan menghadiri kegiatan Deklarasi dan dialog milenial perempuan melawan body shaming, dengan tema sharing is caring di  kafe Ngopi Doeloe jalan pelajar pejuang 45 , bandung 16/2/2019



    acara yang digelar dari siang hingga jelang magrib menghadirkan berbagai narasumber yaitu dari kalangan akademisi Antik Bintari, S.IP, MT dan Politisi Nurul Arifin. 


    Akademisi Universitas Padjajaran Antik Bintari S.Ip, MIT memaparkan  body shaming sebagai perasaan malu ataupun dipermalukan oleh orang lain  menggunakan kekurangan fisik. 

    Antik menambahkan, perasaan  malu ataupun mempermalukan kekurangan  bentuk tubuh atau anggota tubuh sendiri  ataupun orang lain yang akan berdampak psikologis misalnya minder dan  frustrasi. 


    Antik Bintari menyerukan adanya gerakan melawan body shaming khususnya kaum perempuan sendiri yang rentan mendapat tantangan dari sesama perempuan. 

    dalam konteks politik menurut Antik, Banyak kaum perempuan justru terjebak oleh body shaming, dimana penampakan fisik lebih mempengaruhi gaya hidup dibanding membangun kapasitas, kinerja dan prestasi. 


    senada hal ini,  Nurul Arifin menegaskan kaum milenial perempuan tidak boleh menjadikan pendekatan fisik semata  sebagai indikator utama, tapi yang lebih penting bagaimana fisik ini diyakini sebagai keistimewaan apapun pun itu bentuknya. 


    Nurul mengingatkan agar milenial perempuan bersatu,  mindset dan gerakan melawan body shaming di semua levelnya, media sosial adalah media kekuatan dahsyat kaum perempuan untuk melawan semua pihak yang menggunakan serangan atas kekurangan fisik. 

    " kekhawatiran ini  disebabkan banyak milenial dan emak-emak justru terpaku pada fisik yang distigmatisasi jelek atau kekurangan dibanding melihat keistimewaan prestasi dan kinerjanya"

    Nurul mengingatkan, bahwa tubuh setiap orang adalah bentuk anugerah keistimewaan yang harus dijaga dan dihormati, 


    Ketua persatuan perempuan pasundan, Delvy Siregar menegaskan,  sudah saatnya perempuan milenial bersatu melawan body shaming, bukan hanya dalam kehidupan pribadi dan sosial maupun politik.

    Delvi mencontohkan, body shaming yang ada dalam politik, "politisasi fisik Jokowi  yang justru dijadikan  sasaran penghinaan dan pelecehan untuk menutupi semua prestasi Jokowi"  


    dia mengungkapkan, "penghinaan pada fisik Jokowi sama saja melecehkan ciptaan Tuhan, kami perempuan milenial akan bersatu melawan body shaming ini" pungkas Ketua perempuan pasundan ini

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad