Sunday, December 9, 2018

DR. Nurazizah Ma'ruf : Mentan Amran Picu Gerakan Arus Baru Ekonomi Ummat

Dr. Hj. Siti Nurazizah bersama petani di kabupaten Pangkep Sul-Sel

Pangkep- Gempita Kabupaten Pangkajene Kepulauan menggelar Acara Pengukuhan Kelompok Pemuda Tani sekaligus Peringatan maulid Rasulullah Muhammad SAW,  Sabtu, 08/12/3018

kegiatan yang berlangsung khusyu dengan Tausiyah yang disampaikan KH. Abdul Waqi Murtala Ketua MUI Kabupaten Pangkep hingga larut malam dihadiri Kornas Gempita Muh Riyada, Syamsuddin A. Hamid  Bupati Pangkep, Dr. Hj Nur Azizah ma'ruf amin, Kapolres Pangkep dan Kasdim 1421,  beserta Ratusan petani dari seluruh kecamatan kabupaten Pangkep

M Nurhidayat ketua panitia dalam laporannya menyebutkan Pengukuhan KUB sejumlah sebelas Kelompok yang terdiri dari sebelas kecamatan,"KUB ini diharapkan mendorong Korporasi pertanian sebagai peluang penghasilan Bagi pemuda dan mendongkrak pendapatan petani", Tutur Hidayat

sementara dalam sambutannya Muh Riyada Koordinator Nasional Gempita menegaskan bahwa Tugas gempita mencetak petani baru sebagai jawaban Kementan atas krisis Petani "Keberadaan kaum muda di pertanian akan menjadi sumber solusi  bagi permasalan petani setiap desa"

dia menambahkan, "Pertanian modern hanya akan terwujud bila Anak muda dari berbagai disiplin Ilmu dan keterampilan mau kembali ke sektor pertanian "Mereka yang akan menjalankan Visi dan program Modernisasi pertanian sekaligus membuka jutaan lapangan kerja di setiap desanya" Tegas riyada

Pengukuhan Kelompok Usaha bersama dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW semakin khidmat sebab dihadiri Kasubdit Bina Faham Keagamaan Islam dan Konflik Sosial Kementrian Agama Republik Indonesia, Dr. Hj. Siti Nurazizah Ma’ruf, putri dari Calon Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin.

Kedatangannya bukan untuk mengkampanyekan ayahnya yang maju sebagai Calon Wakil Presiden, mendampingi , Joko Widodo. Melainkan untuk berbicara pentingnya Gerakan arus baru ekonomi berbasis umat salahsatunya program yang digagas oleh bapak menteri pertanian yaitu program Gerakan Pemuda Tani yang dikenal  Gempita

Azizah menuturkan konsep Gempita atau Gerakan Pemuda Tani  ini adalah salah satu bukti kongkrit   peran negara  dalam memberdayakan masyarakat atau takfiyatul ummah sekain tugas addifa wal himayah yaitu menjaga dan melindungi umat dari pemahaman maupun perilaku yang menyimpang dari ajaran agama. program pemuda dan perempuan bertani yang dibekali dengan berbagai macam ketrampilannya, "mendapat dorongan luar biasa dari Kementan tentunya diharapkan bisa berkontribusi dan membuka lapangan kerja disektor pertanian yang berbasis pelayanan. Ungkap Dr Nur Azizah

“kita akui kehadiran Kelompok pemuda di sektor pertanian kita ini dapat menjadi salah satu solusi yang efektif dalam mencegah konflik sosial keagamaan yang lebih permanen.  mendukung percepatan kesejahteraan petani. Termasuk  Kesejahteraan kaum muda,” kata Azizah.

Azizah menambahkan kelompok Tani pemuda (KUB) merupakan bagian dari   kelembagaan gerakan Gempita memiliki peran dan fungsi yang sangat besar dan strategis dalam mencegah konflik, Pasalnya mereka melayani Petani dan mengerti persoalan di akar rumput yang paling dasar.

“peran gempita akan berdampak pada penguatan Negara dalam upaya mempercepat kesejahteraan masyarakat . Nah penguatan peran strategis ini diperlukan agar konsep kesejahteraan ini bisa dijalankan. Apalagi di kabupaten pangkep ini mayoritas petani,” kata putri ke empat KH. Ma’ruf Amin itu.

Gerakan Gempita sebagai wujud program sinergi Pemerintah dan pemuda mensejahterakan rakyat, kata Azizah, bertujuan agar pemuda berpenghasilan  dan berorientasi pada Pelayanan pada Petani. Hasil akhirnya adalah peluang kesejahteraan dan kejayaan pertanian bangsa.

“Prinsip-prinsip ini yang harus dikuatkan dan dipahami langsung oleh pemuda. Karena permasalahan  pembangunan di negeri ini diantaranya adalah keadilan dan kesejahteraan” kata Azizah

Senada hal tersebut, Syamsuddin A. Hamid Bupati Pangkajene kepulauan mengapresiasi  program Gempita dalam memberdayakan pemuda kembali ke dunia pertanian. "Saya kira tugas merekrut sejuta pemuda kembali bertani Yang diberikan Mentan Andi Amran pada Kornas Gempita merupakan tugas berat taip sangat mulia" ucap Bupati pangkep Dua periode ini

Apalagi Pangkep  termasuk daerah yang mengalami krisis petani, lanjut Bupati, kebanyakan anak mudanya ke Makassar atau merantau padahal disini ada lahan pertanian yang tersedia,  "Semoga keberadaan KUB  gempita dapat meyakinkan pemuda untuk bekerja disektor pertanian dan membuka industri pertanian di setiap kampung dan desa" Harap bupati Syamsuddin

Syamsuddin A. Hamid menambahkan, sebagaimana diketahui Kabupaten Pangkep masuk kedalam kategori kabupaten termiskin  di Sulawesi Selatan, "tentunya  sinergi Pemda bersama KUB  Gempita disetiap kecamatan untuk menghidupkan kembali semangat inovasi pertanian akan menjadi kunci memajukan dan sejahterahkan Masyarakat Pangkep.

Pemerintahannya siap memberikan paket pelatihan dan  dukungan pada gerakan pemuda Gempita demi  sejahterahkan  rakyat" pungkasnya

post written by:

0 komentar: