• Berita Terbaru

    Kerjasama Kementan dengan Korea Selatan Perkuat Daya Saing Produk Pertanian

    Jakarta,​ MEDIANUGRAH.COM - Bertempat di Badan Litbang Pertanian dilaksanakan  pertemuan antara Director National Institute of Horticultural and Herbal Science, Ji Gang Kim, Ph.D bersama  Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. Muhammad Prama Yufdy.


    Mr. Kim sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Solok, Sumatera Barat dan melihat hasil penanganan segar atas mangga gedong gincu. 

    Ini merupakan kunjungannya yang keempat ke Indonesia. Menurutnya mangga atau buah tropis lainnya sangat digemari di Korea Selatan. 

    dan Pemerintah Korea Selatan bahkan mendorong anak sekolah untuk menyukai buah sejak di usia sekolah dasar dengan mewajibkan mengkonsumsi buah. 

    Oleh karenanya, peluang besar bagi Indonesia untuk dapat mengekspor aneka buah tropisnya, ujar Kim membuka pertemuan Courtesy call dengan Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. Muhammad Prama Yufdy.

    Saat pertemuan tersebut Prama juga menyatakan, akan pentingnya mencapai swasembada bawang putih dan berharap agar Korea Selatan dapat memperkuat pencapaian tersebut. 

    Bawang merah juga demikian, bahkan pada saat over produksi dibulan Mei sd Juli Indonesia dapat mengekspor ke negara tetangga terdekat.

    Upaya Menteri Pertanian dalam mendorong ekspor produk pertanian sangat bertepatan dengan kebijakan Korea Selatan untuk masuknya buah tropis seperti salak, dan juga manggis. 

    Dr. Evi Savitri menginginkan agar terkait proses penanganan buah segar sebagaimana dikehendaki konsumen di Korea dapat menjadi salah satu topik kerjasama riset kedepan.

    Penegasan yang sama dari Mr. Kim, fasilitas dan pemanfaatan kerjasama pasca panen Indonesia sudah lebih baik daripada negara-negara AFACI lainnya dan diharapkan Indonesia sudah bisa maju ke tahap menengah untuk pelaksanaan pasca panen di bidang pertanian.

    AFACI sejak 2010 telah melaksanakan kerjasama dengan Badan Litbang Pertanian dan sampai dengan saat ini telah dilaksanakan kerjasama hibah sebanyak tujuh judul dengan total nilai hibah sebesar US$159 ribu. 

    Kerja sama ini di antaranya dimanfaatkan untuk memperkuat kebijakan strategis di Kementerian Pertanian dan daya saing produk pertanian Indonesia, ungkap Sekretaris Badan menutup courtesy call.

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad