• Berita Terbaru

    Indonesia Negara Pertama di Dunia Terapkan Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan

    Jakarta, MEDIANUGRAH.COM - Indonesia merupakan Negara pertama yang secara tegas mempunyai komitmen terhadap Standar Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan yang dikenal dengan Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia/ Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification System. hal ini terungkap dalam Konferensi Pers Dirjen Perkebunan Kementan di Jakarta, 9/11/2018

    Kementerian Pertanian telah berkomitmen melalui Kebijakan Percepatan Sertifikasi ISPO dengan menargetkan seluruh perkebunan kelapa sawit, baik perkebunan besar maupun perkebunan rakyat di Indonesia bisa mendapatkan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

    Dirjen Perkebunan Kementan Bambang,  mengungkapkan Dari sekitar 14 juta hektar (Ha) perkebunan sawit yang tersebar di seluruh Indonesia,  "sekitar 20,48% yang sudah disertifikasi ISPO atau seluas 2,349 juta Ha dengan produksi CPO sekitar 10,2 juta Ton/ha atau 27%, termasuk 6 Koperasi Perkebunan Sawit Rakyat (plasma dan swadaya)". ungkapnya

    Bambang menegaskan, Sistem Sertifikasi ISPO sangat berbeda dengan Sertifikasi lain, yang tujuan utamanya adalah agar semua pelaku usaha perkebunan kelapa sawit mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia dan bersifat Mandatory (wajib) bagi Perusahaan dan Voluntary (sukarela) bagi Pekebun Plasma dan Swadaya.

     "ISPO  meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar Internasional".Tutur Bambang

    Bambang membeberkan, Prinsip-prinsip pengembangan kelapa sawit keberlanjutan Indonesia sudah mengadopsi  prinsip-prinsip internasional, standar sertifikasi internasional (ISO), dengan tujuan lain memproduksi minyak sawit yang mengurangi deforestasi dan  memperbaiki kondisi lingkungan. imbuhnya

    Bambang melanjutkan, "Sistem sertifikasi ISPO tidak memihak dan bersifat independen, penilaian sertifikasi dilakukan oleh lembaga sertifikasi  yang diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional dan diakui oleh Komisi ISPO. saat ini ada 15 Lembaga Sertifikasi (LS) yang mendapat pengakuan Komisi ISPO, yang diperkuat 1.470 Auditor ISPO yang tersebar di LS dan perusahaan Sawit".  beber Bambang

    "Sejak 2017 sampai saat ini, tingkat keberterimaan ISPO di dalam negeri maupun di luar negeri semakin meningkat, Pungkas Bambang

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad