• Berita Terbaru

    Mentan Beri Kuliah Umum Tentang Wirausaha Muda di Universitas Negeri Padang

    MEDIANUGRAH.COM, Padang - Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kuliah umum bersama Menteri Pertanian RI Dr Andi Amran Sulaiman, MP. Pejabat tinggi negara itu berbagi ilmu dan pengalaman untuk pengembangan minat dan kewirausahaan para mahasiswa di Audtoirum UNP, Rabu (3/10) pagi.

    Kuliah umum yang merupakan upaya Rektor UNP, Prof Ganefri meminimalkan anggapan masyarakat bahwa kuliah itu sebagai formalitas untuk mencari pekerjaan.
    "Mahasiswa UNP sekarang tidak hanya sekedar kuliah, mengerjakan tugas dan lulus, sehingga selama mereka kuliah, ilmu yang didapat tidak bermanfaat. Melalui kuliah umum menambah pengetahuan mereka,"" ujar Rektor UNP, Prof Ganefri.

    Kuliah umum bersama Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran Sulaiman bersamaan dengan kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat dalam rangka ekspor perdana manggis ke China di Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (2/10) .

    Dalam kuliah umum tersebut, Amran memaparkan kiat-kiat wirausaha muda yang sukses ia praktekkan dalam sejarah perjalanan hidupnya sendiri. Di antara tips itu adalah, harus bisa bekerja keras, jujur, disiplin, pantang menyerah dan belajar keras.

    Dulu kami menjadi dosen wirausaha enam tahun di Unhas, selama enam tahun tidak digaji. Ternyata kalau mengajar tidak dibayar, Allah membalasnya dengan menjadikan menteri. Kami harap bapak ibu dosen juga bisa seperti itu,” kata Amran.

    Amran menambahkan, untuk menjadi wirausaha muda sukses, generasi muda tidak boleh gampang menyerah. Sebab, perjalanan untuk menjadi sukses pasti dihadapkan dengan tantangan yang berat sehingga memerlukan proses atau waktu yang cukup panjang.

    “Kami dulu 13 tahun perjalanan wirausaha, tidak menyerah, pantang menyerah, karena bisa mengendalikan dunia adalah para konglomerat,” ujarnya.

     Dulu umur sembilan tahun, Amran mengaku sudah bekerja menggali dan mengumpulkan batu gunung untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

    "Jari kami besar-besar. Jari kelingking dan jempol semua sama. Itu karena kerja keras kami. Jangan manja. Manusia yang besar lahir dari ombak, bukan di kolam renang yang tenang," tegas Amran.
    "Seharusnya Padang ini melahirkan banyak konglomerat, karena sebagian besar pejuang berasal dari tanah Minang ini," ujar Amran.

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad