• Berita Terbaru

    Tokoh Perempuan Sul-Sel : Penyebar HOAX Tanda Pengecut

    MEDIANUGRAH.COM, Makassar – Semakin dekat hari H Pilgub Sulsel, semakin kuat pula black campaign berupa informasi hoax yang menyerang pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan).

    Padahal, Prof Andalan sendiri memilih tak menyerang rival politiknya, meski selalu jadi objek sasaran Black Campaign demi menjatuhkan elektabilitas di Pilgub Sulsel.

    Ketua Pemberdayaan Perempuan DPW PAN Sulsel, Andi Oci menegaskan, jika sikap dari orang yang suka menyebarkan informasi bohong dan cenderung black campaign merupakan sikap dari seorang penakut dalam pertarungan pesta demokrasi 5 tahunan di Sulsel.

    “Semakin dekat hari pencoblosan 27 juni 2018, semakin takut paslon lawan kita. sampai politik yang sangat kotor pun mereka gunakan kasian, karena Kerja nyata mereka tidak bisa di buktikanya ada di kepala mereka hanya black campaign dan dengan cara apapun dihalalkan mereka gunakan demi menduduki jabatan dan kekuasaan,” jelas Andi Oci.




    Meski demikian, Anggota Sekretariat Gabungan (Setgab) Prof Andalan ini meyakini, bahwa masyarakat Sulawesi Selatan tak akan percaya dengan informasi murahan seperti yang tersebar selama ini.

    “Kita melihat sekarang berita-berita hoax yang sebenarnya beredar, bahwa mereka bukan petarung sejati. Karena ini kan ranah Pilgub harus menjual gagasan dan program, jangan mau melakukan hal yang curang,” tegas Andi Oci.

    Tak ayal, Andi Oci bahkan menyebutkan, jika pelaku Black Campaign yang meyasar Prof Andalan itu adalah Paslon di Pilgub Sulsel yang lain.

    “Otomatis calon pemimpin yang demikian hatinya sudah rusak dan yakinlah untuk kerja tidak akan mampu siapapun paslon yang hanya kerjanya black campaign tanda kekalahan sudah menanti mereka, tanda-tanda kemenangan sudah nampak di paslon 3,” tandasnya.

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad