• Berita Terbaru

    Soal Dugaan Pupuk Ilegal Ini Kata Direktur Pupuk dan Pestisida Kementan

    MEDIANUGRAH.COM, Banjarmasin - Direktur Pupuk dan Pestisida, Kementerian Pertanian, Muh Rizal Syarwani, ketika di gelar pertemuan di Markas Korem 101 Antasari Banjarmasin, Selasa (7/5/2018 ) memastikan bahwa sekitar 6500 ton pupuk yang sempat disita oleh Tim Gabungan TNI dan Polri beberapa hari lalu bisa dikatakan illegal.
    Sebab menurut dia, pupuk tersebut tidak terdaftar di kementerian. Dia menyebut bahwa ada dugaan melawan atau kesalahan dalam kasus pupuk tersebut jika berdasarkan Undang undang No 12 Tahun  1992 Tentang  sistem budidaya tanaman.
    "Karena jelas dalam aturan tersebut tidak ada label Pasal 37 disebutkan bahwa Pupuk yang beredar di dalam wilayah negara Republik Indonesia wajib memenuhi standar mutu dan terjamin efektivitasnya serta diberi label. Sedangkan yang kita lihat tidak ada label. Jadi ada prosedur yang tak dilewati sebab pupuk harus terdaftar meski pun itu untuk permintaan industri atau order khusus," urai dia.
    dia menjelaskan , kini tinggal pihak berwenanglah yang bisa melakukan eksekusi sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.
    Sementara Danrem 101 Antasari, Kol inf Yudhianto Putrajaya, menjelaskan kasus ribuan ton pupuk yang kemarin sempat diamankan itu bermula adanya informasi masyarakat yang masuk ke petugas intelkam korem dan kemudian ditindaklanjuti.
    "Ternyata benar di sana ada ribuan ton pupuk itu. Lalu kini kasus ini masih ditangani kepolisian," kata dia.

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad