• Berita Terbaru

    Manjakan Publik, Kementan Luncurkan Layanan 'Super Cepat'


    MEDIANUGRAH.COM, JAKARTA - Demi manjakan masyarakat Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman meluncurkan pusat pelayanan ‘super cepat’ Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Padu Satu Kementerian Pertanian Percepat Proses Izin Usaha di Lantai Dasar Gedung B Kantor Pusat Kementan, Selasa (15/5/2018).

    Padu Satu juga tidak menuntut banyak dokumen dalam proses aplikasinya. Beberapa dokumen dasar, seperti KTP dan NPWP, akan langsung diakses dari data base nasional sehingga tidak perlu disediakan pelaku usaha’, ujarnya saat peresmian itu.

    PTSP Padu Satu Kementerian Pertanian Percepat Proses Izin Usaha dilaunching sejalan dengan kebijakan Percepatan Pelaksanaan Berusaha yang dicanangkan pemerintah melalui Perpres Nomor 91 Tahun 2017, Kementerian Pertanian mengoptimalkan layanan publiknya.
    Padu Satu memberikan pelayanan perizinan online sesuai pelaksanaan pelayanan perizinan berusaha melalui Online Single Submission (OSS) secara nasional. Dengan demikian, layanan Padu Satu yang mengedepankan prinsip trust kepada pelaku usaha. Sehingga, pelaku usaha tidak dituntut beragam persyaratan yang memberatkan untuk memulai usaha.
    Sarana baru ini menyediakan informasi umum tentang proses dan hasil pelaksanaan pembangunan pertanian. Di antaranya, data produksi dan kebutuhan konsumsi beberapa komoditas. Demikian juga sebaran produksi lintas wilayah dan antar waktu.
    ‘Diharapkan melalui layanan ini, para pihak terkait dapat setiap waktu melakukan updating terhadap data dan informasi yang dibutuhkannnya’, jelasnya.
    Padu Satu juga mengembangkan berbagai layanan yang memudahkan bertemunya penjual dan pembeli. Tahap awal, aplikasi Android dalam konsep e-comerce akan menyambungkan Toko Tani Indonesia (TTI) dengan gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk memasok beberapa komoditas. Tujuannya, meningkatkan kinerja pasokan antara gapoktan dan TTI serta mengatasi kendala pasokan pangan.
    ‘Melalui pengembangan aplikasi ini, inventori atau stok beberapa komoditas dapat terdata dengan baik, dan juga pergerakannya dapat diatur sesuai kebutuhan. Tercatat jumlah pengguna aplikasi ini mencapai 300 gapoktan dan TTI dengan nilai transaksi mencapai Rp1,15 miliar’, jelasnya.
    Hal lain yang menarik dari peluncuran Padu Satu, tersedianya berbagai fasilitas yang memanjakan pelaku usaha dalam mengurus perizinan. Selain tempat pelayanan yang nyaman serta fasilitas standar seperti ruang konsultasi dan pengaduan, juga memiliki ruang laktasi bagi ibu menyusui.
    ‘Beberapa makanan ringan serta minumam dapat dinikmati pengunjung di bangku-bangku ruang tunggu yang disediakan bagaikan layanan  sebuah lobi hotel’, janji Amran.

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad