• Berita Terbaru

    BLUSUKAN TIM SERAPAN BERAS DAN GABAH PETANI DI TULANG BAWANG


    MEDIANUGRAH.COM, Tulang Bawang - Tim Serapan beras dan gabah petani Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian kembali mengunjungi Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Mesuji dalam rangka penyerapan dan monitoring serta evaluasi serapan beras dan gabah petani melalui Kasubdivre Bulog Menggala dan Mitra Bulog yang berada di Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Mesuji.(29/5)

    Hari ini yang bertepatan dengan hari besar Waisak namun tidak mengurangi semangat tim sergab dan satgas pangan provinsi Lampung melakukan koordinasi dan monitoring serta penyerapan beras dan gabah petani demi terwujudnya keamanan dan ketersediaan pangan khususnya beras untuk menyambut hari besar keagamaan saat ini dan yang akan datang (Idul Fitri).

    Tim Sergap Itjen Eko Supriyanto dan Kasubdivre Menggala Bari Antoni secara langsung menyaksikan proses penurunan beras dari mitra bulog sebanyak 20 ton beras yang dikirim Mudzakir selaku Mitra Bulog yang dengan konsisten melakukan pengiriman hasil serapan beras dan gabah petani ke gudang bulog Menggala.
    Bari Antoni sepakat dan berkomitmen akan terus melakukan penyerapan beras dan gabah secara langsung maupun tidak langsung di wilayahnya Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Mesuji selama ketersediaan ruang gudang ataupun di mitra bulog ujarnya yang diamini oleh Eko Supriyanto.

    Dalam kesempatan ini Tim Sergap Itjentan meninjau gudang bulog yang baru dibangun di Desa Wonosari Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji Lampung.
    Dengan tersedianya gudang baru di wonosari ini semakin menegaskan komitmen Bulog khususnya diwilayah kadivre Menggala dalam mengantisipasi ketersedian pangan menjelang hari besar Idul Fitri nanti.
    "Gudang ini mampu menampung beras sebanyak ± 1000 – 1500 ton yang dikhususkan untuk menampung beras dari sentra-sentra padi di wilayah Kecamatan Rawa Jitu dan Rawa Pitu, dimana kedua wilayah ini merupakan sentra padi yang sangat potensial di Kabupaten Tulang Bawang sehingga memudahkan dalam proses pengiriman karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari lokasi sentra-sentra padi tersebut, Ujar Eko.

    [Irfan , Joko]

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad