• Berita Terbaru

    Mentan Andi Amran Sulaiman Beri Bantuan Bibit Ternak ke Cianjur


    MEDIANUGRAH.COM, Cianjur - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membagikan bantuan bibit ternak dan tanaman kepada 60 Kepala Keluarga (KK) di Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

    Dari 60 rumah tangga penerima bantuan, 40 rumah tangga mendapatkan ayam sebanyak 50 ekor per rumah tangga, sementara 20 rumah tangga lainnya mendapatkan bantuan berupa domba dan kambing.

    Selain itu, Amran juga memberikan bantuan berupa 100 batang bibit jeruk, 106 batang bibit durian, 60 batang bibit pepaya, 250 pot sayuran dalam polibag sebanyak satu kilogram (kg) untuk lahan seluas lima hektare.

    Kemudian, bantuan benih cabai besar dan cabai rawit, 0,75 kg atau untuk satu hektare benih mentimun, empat kilogram atau untuk 0,75 hektare benih bayam, dan benih cabai delapan tray dan 200 polibag. 


    Bantuan juga meliputi empat hektare kawasan cabai berupa benih, pupuk, mulsa, cultivator satu hektare, dan hand sprayer satu unit, serta kawasan pisang untuk satu hektare.


    Mentan mengatakan, pembagian bibit ternak dan tanaman tersebut merupakan program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Karena menurutnya, ada 16 juta masyarakat yang kurang mampu yang perlu dibimbing dan diarahkan agar bisa naik kelas.

    "Ini adalah program Kementan bekerja sama dengan Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, BKKBN dan ini atas perintah Bapak Presiden Joko Widodo. Ini solusi, yang miskin di sektor pertanian ada 16 juta," ujar Mentan di Cianjur, Senin (23/4).


    Nantinya, lanjut Amran, setiap rumah tangga miskin akan menerima bantuan 50 ekor ayam, 3 ekor kambing/domba, 5 ekor kelinci beserta kandang.

    Selain itu, setiap keluarga juga akan menerima pakan selama enam bulan, 2-3 batang bibit mangga atau manggis atau durian, pisang atau pepaya, 2-3 batang bibit kopi atau kakao atau pala atau lada dan 10 batang bibit cabai atau bawang merah.  "Nanti dipilih salah satu cocoknya apa. Jadi nanti biar jadi kluster dan biar jadi industri," ucapnya.


    Mentan mengatakan, dengan program tersebut diharapkan bisa mengurangi angka kemiskinan khususnya di sektor pertanian. Oleh karenanya, Mentan menantang Kepala Desa untuk bisa menjalankan program tersebut sebaik mungkin.


    "Sekarang aku berikan 3.000 ekor ayam. Nanti empat bulan lagi ke ruanganku dengan syarat semuanya harus sudah bertelur," ujarnya saat blusukan di Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Senin (23/4).

    Amran menambahkan, jika ayam yang diberikan itu dalam periode 4-6 bulan ke depan bisa bertelur semuanya, maka dirinya akan menjadikan Desa Cikancana sebagai percontohan. Sedangkan jika gagal, maka dirinya meminta kepada Kepala Desa untuk berhenti dari jabatannya.


    "Kalau berhasil ini, mau saya buat percontohan untuk dibawa ke tingkat nasional (kalau berhasil). Tapi kalau empat dan enam bulan ke depan belum juga hilang pra sejahtera, maka mendingan pak Kades turun deh," jelasnya.

    Menurut Mentan, dengan bantuan tersebut, penghasilan keluarga miskin di Desa Cikancana bisa meningkat. Pendapatan rata-rata per rumah tangga di desa Cikencana saat ini adalah sebesar Rp 1.419.900 per rumah tangga setiap bulannya.


    Diharapkan dalam tiga bulan ke depan rata-rata pendapatan akan naik naik menjadi Rp 1.502.513 per rumah tangga setiap bulannya. Sehingga pada enam bulan hingga 12 bulan ke depan, rata-rata pendapatan meningkat lagi hingga menjadi Rp 4.101.513 per rumah tangga setiap bulannya.

    "Ayam kita serahkan 50 ekor. Ini ayam bertelur yang siap telur selama dua tahun. Kita harus hilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Harusnya di Indonesia nggak ada orang miskin pengangguran, yang ada orang rajin," jelasnya.[ JOKO PURNOMO *]

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad