• Berita Terbaru

    Durian Merah Dari Banyuwangi, Lezatnya Jadi Ketagihan


    Durian merah semakin populer, bahkah popularitasnya sudah sampai mendunia. Durian yang nama latinnya Durio graveolens ini memiliki ciri daging buah yang berwarna merah. Berbeda dengan durian pada umumnya, biji durian merah lebih kecil dan daging buahnya pun lebih tebal dan lebih manis, kadar alkhoholnya pun lebih rendah dan aroma buah lebih menyengat. Untuk ukuran, buah ini berukuran sedang atau sedikit lebih kecil dibanding durian lain. Warna kulit buah tidak berbeda dengan buah durian lainnya yaitu berwarna kuning.

    Jenis durian merah Kalimantan berjenis Durio Kutejensis, sedangkan durian merah Malaysia jenisnya Durio Graveolens. Sementara durian merah Banyuwangi adalah Durio zighetinus.

    Ada banyak keistimewaan durian merah ini, yang pertama akan kita temui dari segi rasa, durian merah Banyuwangi mempunyai aroma yang harum serta rasa yang enak. Memang ukuran durian merah Banyuwangi relatif kecil dibanding durian umumnya, yaitu berat maksimalnya hanya 2 kg. Namun walau kecil, daging durian merah lebih tebal serta lembut karena bijinya juga lebih kecil dari durian umumnya.

    Kedua, kelezatan durian merah ternyata terkait dengan keadaan geografis Banyuwangi yang sangat ideal untuk perkembangan buah durian. Durian merah Banyuwangi tumbuh maksimal karena memperoleh cahaya matahari yang penuh, nutrisi garam dari air laut yang dihembuskan angin, dan kandungan sulfur yang melimpah dari Gunung Ijen serta Gunung Raung yang terlarut di aliran sungai serta tanah.

    Sentra pengembangan pohon durian merah di Kecamatan Songgon, Glagah, Kalipuro, Licin serta Giri.

    Ketiga, kandungan vitamin durian merah Banyuwangi lebih lengkap dibanding durian putih atau kuning yang hanya memiliki kandungan karbohidrat serta glukosa. Vitamin pada durian merah terdiri dari fitosterol yang mendorong relaksasi, fitohormon yang dapat mencegah penuan dini, dan afrodisiak yang dapat mendongkrak vitalitas lelaki.

    Selain itu, serat dalam durian merah bisa mengatasi sembelit, kandungan potasium serta kalsium berguna untuk kesehatan persendian serta tulang.

    Di Banyuwangi ada beragam varian durian merah. Dari hasil inventarisasi oleh Pusat Penelitian serta Pengembangan Durian Merah, ditemukan setidaknya 62 varian, tetapi yang telah dipublikasikan baru 32 varian. Dari 32 varian itu yang dapat dikonsumsi buahnya hanya 25 jenis. Sisanya berasa sedikit pahit serta dagingnya sangat tipis.

    Dari 25 varian itu dibagi menjadi tiga kelompok berdasar pada daging buahnya. Pertama, durian merah blocking yang semua dagingnya berwarna merah. Kedua, durian merah pelangi yang dagingnya berwarna kuning kombinasi kemerahan serta kecoklatan. Serta ketiga, durian merah grafika yang dagingnya mempunyai warna kuning, putih serta merah yang membentuk motif. Corak warna merah serta motif ini diduga silangan Durio zibethinus putih dan Durio graveolen. Sedangkan corak pelangi diduga silangan Durio zibethinus kuning serta Durio graveolens.

    Dari sekian banyak varian durian merah Banyuwangi, ada dua yang termasuk istimewa, yakni durian merah Balqis serta SOJ (Sunrise of Java). Ini tidak lain karena dua varian durian merah ini sudah ditetapkan secara resmi sebagai milik serta menjadi ciri khas Banyuwangi oleh Kementerian Pertanian. Dua varietas durian merah itu sudah diberi tanda daftar milik Banyuwangi lewat SK Menteri Pertanian Nomor 143/Kpts/SR. 120/D. 2. 7/9/2015 untuk jenis durian SOJ serta SK Menteri Pertanian Nomor 142/Kpts/SR. 120/D. 2. 7/9/2015 untuk varian balqis.

    Durian Merah Balqis memiliki warna daging merah darah, rasanya legit serta gurih. Durian Balqis dihasilkan dari pohon durian milik Sahroni di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah. Durian Balqis tumbuh dari pohon berumur 20 tahun setinggi 15 meter di pekarangan belakang tempat tinggalnya.

    Durian Merah SOJ mempunyai warna oranye terang dengan ketebalan dagingnya mencapai 16,5 milimeter dan mempunyai rasa yang merupakan kombinasi manis serta pahit yang cocok di lidah. Durian SOJ tak mempunyai aroma yang tajam, tetapi durian ini jadi pujaan karena warna dagingnya yang sangat terang serta mencolok. Nama SOJ adalah akronim Sunrise of Java, yakni julukan Kabupaten Banyuwangi.

    Panen durian merah Banyuwangi biasanya berlangsung pada bulan Maret, April serta Mei, dan puncaknya terjadi pada April. Buah durian merah Banyuwangi sekarang ini baru ada 200 pohon durian yang siap berproduksi yang menghasilkan 20 ribu buah durian saja atau rata-rata setiap pohon durian membuahkan 100 buah durian merah tiap saat panen. Harga durian merah Banyuwangi termasuk mahal untuk ukuran durian di Indonesia umumnya, harga durian merah berkisar Rp 150-250 ribu/buah, tergantung beratnya. Dari tiga varian durian merah Banyuwangi harga durian Pelangi lah yang paling mahal karena dengan ukuran durian ½ kg saja bisa mencapai Rp 150 ribu, dan untuk durian ukuran 2 kg pernah mencapai Rp 1,5 juta. Sedangkan untuk durian merah Blocking serta Grafika, harganya sama, yakni pada Rp 50 ribu – Rp 150 ribu per biji.

    [*]

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad